Hellooooo

Hello bloggers ! 
Ah I know I'm rubbish. Lama banget ga posting, yah selalu ada aja kendalanya :( mungkin sekarang juga belum bisa ngelanjutin postingan "the journey" part II nyaa (huuuuu-well I will eventually.Just wait pleaseeee) karena mau update singkat aja.....udah lama banget soalnya ga buka-bukaan blog heeee

oh iya buat temen-temen kemarin yang udah buatin blog buat aku dan pury makasih banyaaaaak yaaa :)
You're fab ! love youuuuu xx

Oh ya , sekarang di rumah ada orang Bali, sharing rumah ama kita sekeluarga......biar nge-biayain rumahnya juga lebih ringan ceritanya. Sebelumnya juga sempet ada mahasiswa dari yunani nginep disini, sekitar 3 bulanlah, wajahnya mengingkatkan kita disini sama Carissa Putri, mirip apanyaaa gitu .heu. Sempet tuker-tukeran makanan khas juga dan dia sempet bikinin kita pisang goreng loh heu heu.

Hari ini ada kabar buruk, Miss Weigthman, guru bhs.inggris aku, adikku dan teman-teman dari negara lain, ga ngajarin kita lagi :( dia punya kerjaan lain gitu. Ah sediiih sekali, deket banget sama beliau, masalahnya dia orang yang paling mengerti keadaan kita, paling pengertian dan paling gaul. huhuuuu
I'm really gonna miss her ;(((

Anyway sekarang siang disini lebih panjang.......ga enak banget jam setengah 9 masih terang, jadi inget waktu jaman-jaman baru nyampe sini 
Ah kawaaaan bantu doa yaaaa aku ada ujian 1 bulan lagi , ujian matematik aja sih , tapi ujiannya 6 kali (aduh kenyang) soalnya pakai 2 exam boards katanya, hua. Jadi sekarang sedang sibuk ngulek soal ajaaaaa, takut deh seriusan.
Sukses juga buat temen-temen yang mau ujian apapun itu, marilah kita saling mendoakan :D 
thank youuuuuuu so much

I miss everyone. I really do !!!!!!! :*

salam hangat dan kangen,
karima

Just another quick update of my life

Hi all
heu, posting ke dua masih dalam hari yang sama
well saya amat lelah
besok akan ada tes matematika oleh Mrs. Gillmore ,yaa kaya ulangan gitu laaah
wish me luck ! :D


oya buat temen-temen yang lagi UTS , semangaaaaaaaaaat ! ;)
jangan lupa berdoa, mari kita saling mendoakan :D

wassalam,
karima

Harapanku Harapanmu

Selama kami hidup bersama, kami memang jarang sekali akur satu sama lain. Kalaupun pernah, pasti takkan bertahan lama. Barang satu dua menit saling berbagi tawa, sedetik kemudian bukan tidak mungkin bagi kami untuk kembali berselisih, ada saja alasan untuk itu. Tapi aku yakin bukan kami satu-satunya pasangan kakak-beradik yang sering berselisih.

Prinsip kami memang berbeda dan sama-sama keras kepala pula. Bisa jadi inilah penyebab utamanya. Aku yang lebih banyak diam ketika amarahnya mulai membludak-bludak bak orang kerasukan. Jika sudah begitu keluarkah kata-kata kasar yang bisa jadi amat sangat menyayat hati.  Ingin rasanya kujitak kepalanya. Namun cepat-cepat kuurungkan niatku, karena melakukannya sama saja dengan masuk ke kandang singa. Sebagai gantinya aku hanya bisa ngedumel dalam hati dan mengingatkan diri sendiri untuk lekas-lekas beristigfar. Namun ketika dada ini sudah penuh sesak oleh amarah tak tertahankan dan kuputuskan untuk bercerita kepada kedua orang tuaku, aku sudah paham betul apa yang akan mereka katakan kelak. Mengalah lah pada adikmu ! karena aku yang lebih tua, aku tahu betul mengalah adalah pilihan terakhir yang mungkin paling jitu untuk meredakan ketegangan. Ya- itulah kuncinya. Mengalah dan menenggelamkan segala keluh kesah yang ada ke dalam palung hati terdalam. Yang mungkin sewaktu-waktu nanti bisa meledak sejadi-jadinya (namun kuharap tidak akan pernah terjadi yang demikian)

Belakangan ini aku tahu, ternyata ada rasa benci dalam hatinya padaku. Sedih, kau tahu bahwa aku sedih mendengarnya. Sesering apapun kami berselisih namun tetap saja aku tak pernah berharap ada rasa benci menodai hati kami. Seringkali hanya masalah sepele yang membuat kami beradu mulut.

Sebesar apapun rasa bencinya padaku, yang pasti kenyataan bahwa takdir Allah menghendaki aku menjadi kakaknya tidak dapat diubah. Namun apakah selama itu pula rasa benci ada dalam hatinya ? Tentu saja kuharap tidak demikian.
Seiring umur kami yang bertambah dewasa tentunya aku berharap tak ada  lagi luka di hati saat keluar kata-kata tak enak didengar kala amarahnya mulai meledak, tak ada lagi rasa benci dalam hatinya untuk satu-satunya kakak yang ia miliki ini.

Harapanku melihatnya tumbuh menjadi lelaki dewasa di kemudian hari
dan membuatku tersenyum bangga seraya berkata, "Siapa dulu kakaknya ?"

...Jadi apakah harapanmu equivalent harapanku Dik ?...

Ya !....pasti hatimu berkata Ya..


kutipan diary,
Lincoln October 2009

dari Dixon hingga Shannon

 Jam menunjukkan pukul 07.55 AM, segera kuhabiskan sarapan pagiku untuk lekas berpamitan pada kedua orang tuaku dan berangkat sekolah seperti biasa. Usai berpamitan sempat kulihat pengecek temperatur udara di laptop ayah, 9 derajat celcius suhu udara pagi ini. Hmmm, akankah aku membeku di tengah jalan ? kuharap tidak.
Dengan berbekal sarung tangan dan sebuah payung untuk berjaga-jaga kalau-kalau cuaca bertambah buruk, aku pun berangkat sekolah. Bismillah, semoga ilmu yang didapat hari ini mendapat berkah dari-Nya.

Kulangkahkan kaki keluar rumah dan aku pun berangkat menuju sekolah.Wuuuusss, sesaat setelah berada di luar kurasakan semilir angin menyentuh pipiku, hiiiiiiy dingiiiiiin. Walaupun sang surya menyapa pagi ini dengan cerahnya, namun ternyata hangatnya tak sampai ke permukaan. Masih ada 1.7 mil jarak yang harus ketempuh untuk sampai ke sekolah. Dengan mengendarai kedua kakiku yang alhamdulillah masih diberi kesehatan dan kekuatan ini, menghabiskan waktu kurang lebih 30 menit. Pada kali pertama aku mengecek jaraknya di google, dari Dixon Street hingga Shannon Avenue, kupikir aku tidak akan sanggup melakukannya.  Ternyata setelah melakukannya selama kurang lebih 1 bulan aku semakin terbiasa berjalan kaki. Pulang-pulang ke tanah air mungkin betisku -dengan tidak mengurangi rasa hormat- sudah sama seperti tukang becak (hehe).

Tak jauh dari rumah, ada sebuah lampu stop-an, dari situ aku berbelok ke kiri, ke jalan kecil dan sepi serta banyak ditumbuhi pepohonan -jalan memotong untuk sampai ke sekolah-. Setiap pagi ketika berangkat sekolah aku pasti akan bertemu dengan orang-orang yang sama, begitupun pada saat aku pulang ke rumah. Ibu-ibu berjaket cokelat dengan mengendarai sepeda, mba-mba berjaket hijau , anak-anak lelaki yang bergerombol dengan sepeda, dua pria botak yang mengobrol kencang sambil melaju di atas sepedanya, lelaki berjas dengan rambutnya yang sedikit gondrong, seorang teteh cantik dengan pakaian sixth form yang selalu senyum ke arahku dan banyak lagi. Terkadang salah satu dari mereka tidak aku jumpai, namun hari-hari berikutnya pasti akan kujumpai lagi. (Ibu, bapak, teteh, akang, jangan bosan-bosan ya ketemu saya-begitu mungkin pikirku dalam hati -hehe-)  

Aku juga kerap kali bertemu dengan teman satu sekolah salah satunya Modestas -si pendatang dari Lithuania-, hehe dia seorang pendatang juga seperti kami. Atau dengan Jodie, sang House Captain dari form yang sama denganku, kami sering berpapasan di ujung jalan kecil, rumahnya cukup jauh juga dari sekolah. Jodie teman yang baik dan pintar. Namun seringkali kami berjalan bersama dalam keheningan -haha- karena lidah ini rasanya kaku acap kali ingin mengobrol, kami bercakap-cakap namun dalam frekuensi yang sedikit.

Selama di perjalanan aku sibuk bergumam dengan pikiranku sendiri. Terkadang pikiranku melayang pada teman-teman di tanah air, atau rumahku tercinta nan jauh disana.
Ah, betapa rindunya aku pada itu semua. Atau, pikiranku berkutat tentang apa yang akan terjadi di sekolah hari ini dan apabila aku berjalan bersama Jodie yang ada dalam pikiranku hanyalah seputar menerjemahkan kata-kata dan menyusun kalimat percakapan yang baik dan benar, yang pada akhirnya seringkali tidak juga aku utarakan -haha-.

Dari ujung jalan kecil, aku berbelok ke kanan, 5 menit dari sana aku belok kiri menuju arah Boultham Park dan kembali belok kanan melewati Western Avenue. Sampai di perempatan jalan antara Boultham Park Road dan Western Avenue aku belok ke kiri , melewati Bus stop, salon, gereja,kantor polisi, perpustakaan, toko Kong Sing, Foodstore dan beberapa toko kecil. Lalu terus lurus melewati sepanjang jalan Moorland Avenue , Harris Road  dan terakhir perempatan Moorland dengan Westwick Drive, 5 menit dari sana barulah sampai pada jalan Shannon Avenue, dimana sekolahku berada.

Setiap hari, setiap minggu kulakukan ini berulang-ulang

dari Dixon hingga Shannon
semoga setiap langkah kakikku untuk mencari ilmu mendapat ridha-Mu
dan ilmu yang ku dapat di berkahi oleh-Mu ya Rabb
aamiiin ya rabbal alamiiin

kutipan diary,
Lincoln October 2009

-no title-

Hello all !

Sekarang baru ada kesempatan buat posting lagi , karena apakah anda tahu ? -ya jelas belum tahu-ho . Adik dan ayah saya sedang pergi, bantuin saudara temennya ayah saya yang adalah seorang Pakistan tapi berkewarganegaraan Inggris. Dia punya keluarga besar gitu di sini , pindah dari jaman dia masih orok ( ho). Karena ayah saya butuh perkejaan untuk menambah-nambah biaya hidup di sini ,bekerjalah beliau di tempat si orang Pakistan itu ,ho -Zahid namanya- Zahid punya usaha swalayan dan restoran Pakistan di kota ini,kalau ngga salah sih kerjanya bakal di dapur gitu motong-motong daging. hoho. Kebetulan Zahid seorang muslim juga seperti kami , jadi berbaik hatilah dia untuk memberikan ayah saya pekerjaan. hehe 


Nah, karena restorannya belum di buka lagi sejak libur lebaran, jadi sebenernya sih belum mulai itu kerja motong-motong dagingnya. Tetapi kebetulan keponakan Zahid mau bertunangan dan akan ada hajatan gitu di keluarganya. Nah di tempat hajatan itulah sekarang ayah dan adik saya berada , hoo. Bantuin mindah-mindahin kursi and ngatur-ngatur meja gitu (ceunah). Mulainya dari kemarin pagi, sempet pulang dulu siang-siang, terus dijemput lagi jam 5 an dan baru pulang ke rumah jam 11 malem-an. Wew cape oge jigana, ho. Dan katanya malem itu kerjanya nyuciin loyang-loyang gitu (membayangkan adik saya yang melakukannya.ho) terpikirkah oleh teman-teman kenapa adik saya bisa ikut ke sana ? hehe, karena gajinya lumayan boo, 1 jam nya 5 pound. Lumanyun kan , perlu di ketahui juga ini bukan pemerasan loh , uangnya ya bakalan buat dia juga, hheu. Pastinya bakal jadi pengalaman tak terlupakan juga.

Hmmmmmmm tapi saya lagi haro, jadi ga ikutan hehe. Yang pasti dengan ketidak ikut sertaan saya, saya jadi bisa  leluasa posting di blog, karena kedua komputer lagi *free* hehe
Lagian  kerjanya banyak buat lelaki. Mending nyuci piring aja di rumah bantuin si mama. heu


weeell di rumah jadi banyak banget makanan dikasih dari hajatan kemarin, heu . Ada roti kebab 5 bungkus gede, rendang, kare, nasi banyak banget(bentuk nasinya lebih panjang dan pipih dari nasi biasa, jadi inget makanan di ettihad, kararieu soalnya.heu) kue cokelat-kacang ( yang ini mah enak.ho), jus buah, sama ada kue yang diatasnya pake krim gitu , hal ini membuat mama jadi mau libur masak dulu ,heu. Karena mau menghabiskan makanan yang ada sekarang terlebih dahulu. Bingung juga da ngabisinnya gimana ,banyak pisan soalnya (heu) semoga ga sampe mubadzir aamiiin.


Well, sekarang udah jam satu siang dan saya belum mandi (bangga)
Berharap semoga besok tidak terlalu dingin,
Ok then, kayanya sampai di sini dulu kabar hari ini



Oya tidak lupa saya juga ingin mengucapkan turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas gempa di sumbar kemarin, walaupun saat ini saya berada nan jauh di negeri orang, namun kepedihannya bisa saya rasakan sampai sini
semoga segala amal ibadah dan arwah para korban dapat diterima di sisi-Nya
aamiiin ya rabbal alamiin


salam hangat dan kangen buat semua temen-temen di tanah air,
karima 

Eid Mubarak 1430 H, mohon maaf lahir batin ! :)

Haiya :)
Hari ini Idul Fitri, lebaran kali ini emang beda,ga ada ketupat, opor ayam dan kue-kue khas lebaran yang biasanya bisa saya habisin satu toples sendirian.hihi (teu ketang teu nanaon eta mah) karena alhamdulillah saya masih bisa berkumpul dengan keluarga tercinta walaupun bukan di tanah air...ada sedikit kekecewaan memang , tetapi untungnya tidak mengurangi makna Idul Fitri itu sendiri bagi kami...:D

Pagi ini saya dan keluarga berangkat solat eid jam 8.00 AM,karena solat eidnya mulai jam 8.30 AM (ga kaya di indonesia ya..kayanya gara-gara byk yang jauh rumahnya jadi mulainya jam segitu) tempatnya di Grandstan Community Centre ,tempatnya teh kaya gedung gitu , yang disewa sama komunitas muslim di sini soalnya mesjidnya masih dalam proses pembangunan dan terhalang protes-protes warga di sini gtu cenah ,,ah sedihya..ho.Gapapalah yang penting masih ada tempat buat solat.
Kita berangkat naik taxi , da soalnya bisi telat jalan mah (sekitar 30 menit an kalo jalan kaki)
Tarraa !! perjalanan dimulai...dan terjadi keheningan di dalam mobil (halah ga penting ya,ho, kita lanjut)

Sampai di sana kedengaran deh suara takbir yang saya rindukan, "Allahuakbar allahuakbar allahuakbar lailahaillallahu allahuakbar, allahuakbar walillahilham" , hmm jadi berasa ada di tanah air..hehe
di sana udah lumayan banyak orang juga sih...dan guess what ?? ya kebanyakan orang arab and pakistan ,trus ada juga sih yang dari daerah afrika gitu....(daerah afrika yang mayoritas muslim kayanya mah) kaya libya etc. Saya ama si papah dan ade-ade berpisah gitu , soalnya kan saya dan mama harus ke tempat akhwatnya...ya bismillah aja deh semoga ga nyasar (apeu lah deket juga tempatnya ..heu)

Lalu pas nyampe di tempat akhwat kita cipika cipiki gitu..hoho..seraya berkata "assalamualaikum", cipika cipikinya teh asa banyak hayoo,hoh, kan cium pipi kanan trus kiri trus kanan kiri lagi deh (aha), nyium nya teh ampe kedengeran bunyinya gitu (hoh yaudalahya ga penting)
udah gitu saya bingung..ngapain lagi...heu kan yang lain sesama arab gitu udah parada saling ngenal...akhirnya pede aja nyamperin yang lain juga..sambil cipika cipiki lagi..hehee
trus ngobrol-ngorol dikit juga sih , ditanyain dari mana asalnya...siapa namanya...etc.
tak lama kemudian kami semua mulai mengambil posisi shaf untuk solat.....dan solat pun dimulai...

Selesai solat, sasalaman lagi, saya kira bakal langsung pulang aja (eeeh taunya ada makanan euy) hahay , langsung tergoda pengen nyobain , (tapi biasalah kue kue arab n india gitu (pakistan) jadi rasanya ga familiar juga di lidah...eh tapi ada brownies loh...hihi) udah selesai icip icip kue, saya ama mama memutuskan untuk pulang, karena ternyata pas liat hape si papa udah nelfon dua kali tapi ga keangkat, yaudah deh kita pamit dan go home !
Pulangnya kita jalan da sayang duitnya kalo naik taxi mah , trus saya berfoto-foto di  jalan(angger gamau ga ke film ,haha) Oya baliknya sempet ke Iceland dulu beli susu,gula, ama ice cream. Sampe rumah maaf maafan deh ama semuanyaaaa :D

Lebaran dengan suasana baru , alhamdulillah masih ketemu saudara sesama muslim , saya sudah senang :))
Semoga kita bisa memaknai Idul Fitri ini dengan sebenar-benarnya dan Allah menerima amal ibadah kita dalam menjalankan shaum selama sebulan penuh kemarin beserta ibadah" lainnya, aaamiin ya rabbal alamiin.
Saya sekeluarga mengucapkan Eid Mubarak 1430 Hijriah , minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir batin :)
semoga Alllah memberi kita kesempatan untuk bertemu kembali bulan ramadhan di tahun depan !

Cheers,
karima

Ini foto waktu di jalan mau pulang...hehe ( ga da pemandangannya gitu ya)